Tahun 2013. Serial Orphan Black mengudara dan kita terkejut sekaligus dibuat kagum oleh penampilan aktris Tatiana Maslany. Dalam serial yang mengudara selama 5 musim sepanjang tahun 2013 – 2017 tersebut, tak kurang dari 17 peran dimainkannya. Komitmen segila itu tentu saja diganjar piala Emmy kategori Outstanding Lead Actress in a TV Series di tahun 2016.
Tatiana bisa jadi salah satu dari sekiaan banyak aktris yang diremehkan. Ia tak muncul dalam film/serial yang mendapat sorotan besar. Tapi kecemerlangan aktingnya tak bisa tertutupi oleh tak banyaknya pemberitaan yang menyorotinya. Paling tidak di serial terbaru yang dibintanginya, Maximum Pleasure Guaranteed, Tatiana juga masih bisa membuktikan bahwa ia adalah Mutiara yang terpendam di dasar laut dan bisa kapan saja mengapung untuk ditemukan.
Saya menggemari cukup banyak serial dari layanan streaming Apple TV yang memang berkualitas tinggi. Terakhir saya menyukai serial Margo’s Got Money Troubles dan Imperfect Women. Jujur saja nama Tatiana masih asing di telinga saya sebelumnya sehingga saya tak begitu menantikan episode perdana dari Maximum Pleasure Guaranteed. Hingga saya iseng menonton episode perdana dan bum, saya dipaksa terus masuk ke dalam semesta yang dirakit kreator David Rosen tersebut.
Dalam serial yang dirancang mengudara sebanyak 10 episode tersebut, Tatiana diplot sebagai Paula, seorang ibu tunggal yang sedang dalam proses perceraian sekaligus seorang pengecek fakta di sebuah media. Di usianya yang sudah tak muda lagi, Paula merasa seperti memulai hidupnya kembali dari awal. Ia tinggal di apartemen sempit ala kadarnya tanpa teman dan tanpa binatang peliharaan seekor pun. Putri semata wayangnya, Hazel, sesekali menginap dengannya. Paula sedang dalam proses perceraian dengan suaminya, Karl.
Dalam hidupnya yang sepi itu lah Paula bertemu dengan seorang laki-laki muda, atletis dan ganteng. Mereka bertemu secara online di mana Trevor, nama laki-laki itu, menjalani hidupnya sebagai seorang cam boy. Mirip-mirip dengan OnlyFans di mana Trevor hidup dari belas kasihan penggemar/penontonnya yang bisa jadi ingin mengintip tubuh kekarnya atau bisa saja ingin sekedar mengobrol dengannya seperti Paula.
Cerita mulai bergerak seru ketika Paula menyaksikan Trevor dibekap seorang bertopeng dan membuat wajahnya berdarah sedemikian rupa. Paula panik dan takut terjadi sesuatu pada Trevor. Bisa jadi Paula memang hidup di dunia di mana ia belum pernah tahu bahwa penipuan semacam itu sering sekali terjadi. Dan yess, apa yang dilakukan Trevor hanyalah sandiwara demi memeras Paula. Ia diminta mentransfer uang hingga 50 ribu dollar agar Trevor dibebaskan. Namun Paula mulai ngeh bahwa ia sedang “dikerjai”. Maka ia melapor kepada detektif Sofia yang sedari awal meremehkannya. Tapi semuanya berubah ketika Paula menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri Trevor yang bersimbah darah tak bernyawa di bak mandi dalam apartemennya.
Sebagaimana judulnya serial ini memang cukup percaya diri bahwa apa yang dikreasikannya akan menawarkan jaminan kepuasan maksimum. Dan tanpa pretensi maupun ekspektasi, kita memang dengan mudah dibuat kecanduan mengikuti episode demi episodenya. Melihat bagaimana David Rosen cerdik membingkai plot utama dan memilinnya dengan sub-plot demi sub-plot yang menguarkan aroma misteri nan tebal di udara. Melihat bagaimana David membelokkan cerita dengan tiba-tiba, mengecoh kita dengan sejumlah plot twist dan mengagetkan kita dengan kejutan-kejutan tak terduga. Dan Tatiana ada di pusaran cerita yang menjadi nyawa bagaimana cerita yang sesungguhnya tak betul-betul baru ini bisa dipoles kanan-kiri sehingga aspek segarnya terasa.
Kita iba pada Paula yang gigih menyeimbangkan kehidupan pribadi dan pekerjaannya. Kita iba pada Paula yang sekedar mencari pelarian dari sepi lantas menjadi tertuduh dalam sebuah kasus pembunuhan. Dan kita iba pada Paula melihat bagaimana polisi tak pernah betul-betul mempercayainya dan sekedar ingin menyelesaikan kasusnya secepat mungkin. Bayangkan jika orang yang kita kenal adalah Paula, apa yang kita lakukan? Apakah kita bisa mempercayai cerita darinya yang bisa jadi rasanya terlalu too good to be true?
Di serial Maximum Pleasure Guaranteed, Tatiana tak mendominasi sorotan. Ia berbagi layar dengan Murray Bartlett yang bermain cemerlang sebagai kekasih Trevor. Sebagaimana Tatiana, Murray juga bisa jadi salah satu aktor yang sering diremehkan. Ia menyita perhatian kita saat tampil di serial The Last of Us tapi setelah itu bisa jadi kita melupakannya. Tapi sebagaimana Tatiana, bagaimana mungkin kita bisa lupa dengan kecemerlangan akting seorang aktor yang benar-benar menyandarkan dirinya pada penampilan yang mentah dan tak takut tantangan?
Bahkan media seprestisius The Guardian memuji serial yang tampak dari luar seperti karya receh ini. “Maximum Pleasure Guaranteed is a title that holds its product hostage to fortune. The makers were clearly confident of their drama’s quality, and rightly so. It’s a sure-footed and completely bingeable thriller with an edge of unpredictability that holds you doubly fast to your seat.” Setelah Maximum Pleasure Guaranteed, mungkin kita tak perlu lagi menilai tontonan sekedar dari aktor-aktris yang memainkannya. Karena di tangan Tatiana-Murray, serial ini justru tampil dalam performa-nya yang paling cemerlang.
Produser: Jason Sokoloff, Michael Amodio, Lindsay Harrop
Sutradara: Damon Thomas, Alethea Jones, Daniel Sackheim, David Gordon Green
Penulis Skenario: David Rosen, Saba Saghafi, Tami Sagher, Tiffany So
Pemain: Tatiana Maslany, Jake Johnson, Murray Bartlett





LEAVE A REPLY