Home FILM Bukan Nabi Sulaiman Namun Mabel Berbicara Dengan Hewan Demi Menyelamatkan Habitatnya

Bukan Nabi Sulaiman Namun Mabel Berbicara Dengan Hewan Demi Menyelamatkan Habitatnya

Film Hoppers [2026]

46
0
SHARE
Bukan Nabi Sulaiman Namun Mabel Berbicara Dengan Hewan Demi Menyelamatkan Habitatnya

Tahun 1980-an. Saya terpesona mendengar guru agama di sekolah bercerita soal mukjizat nabi. Hari itu beliau bercerita soal kelebihan nabi Sulaiman yang bisa memahami bahasa hewan termasuk burung dan semut. Saya dan anak-anak lainnya ikut terkikik saat mendengar ustadz bilang nabi Sulaiman tersenyum mendengar seekor semut yang menyuruh gerombolannya masuk ke sarang agar tak diinjak oleh manusia.

Ratusan tahun setelah nabi Sulaiman wafat ada sosok remaja perempuan bernama Mabel yang bisa berbicara dengan hewan. Dan dengan itu ia mencoba menyelamatkan habitat hewan-hewan itu dari keserakahan manusia.

Siapa coba yang tak terpikat dengan premis yang tak sekedar menarik namun juga punya misi peduli lingkungan. Dan dengannya kita pun dibekuk oleh hangatnya cerita, menariknya karakter utama dan konflik-konflik yang harus dihadapinya dalam film animasi berjudul Hoppers.

Pada suatu hari, entah kapan, manusia bisa mengembangkan teknologi yang memampukannya tak sekedar bisa memahami bahasa hewan namun juga bisa bercakap-cakap dengannya. Di tangan sutradara Daniel Chong, kita melihat karakter utama keturunan Asia di tengah belantara metropolitan Amerika. Mabel yang berada di fase pubertas dengan hormon dan kemarahan meledak-ledak mendapati walikota ingin membangun jalan tol yang akan menyingkirkan habitat hewan-hewan yang selama ini menemani Mabel di kala sepi. Mabel tak terima dan dengan keras kepala berjuang sendirian mencari jalan agar rencana walikota batal.

Disney/Pixar menyentil dengan cukup pedas soal bagaimana pembangunan yang ditujukan untuk manusia seringkali menyingkirkan habitat hewan-hewan yang berdiam damai sebelumnya. Pemerintah selalu mencari jalan pintas dan tak memikirkan masa depan yang kelak dialami anak cucu kita. Penggusuran terjadi dimana-mana, pembalakan liar terus merajalela dan hasilnya bencana ekologi maha dahsyat yang justru merugikan negara puluhan trilyun. Indonesia baru saja mengalaminya di Sumatera dan mungkin kita memang perlu sosok seperti Mabel untuk menjewer telinga para pemangku kebijakan.

Meski masih bergaung ajakan untuk memboikot produk Israel termasuk Disney/Pixar namun harus kita akui kejelian para kreatornya membaca jaman. Dan mereka menginjeksikan pesan itu dengan sangat alamiah ke dalam film yang akan ditonton anak-anak di seluruh dunia. Dan dengan brilyan pesan yang disampaikan jauh dari kesan menggurui, justru kita terkesima dan kagum melihat betapa indahnya pesan peduli lingkungan ini dijahit rapi ke dalam cerita.

Tapi bisa saja kelak ada teknologi seperti di film Hoppers yang memungkinkan manusia bisa memahami bahasa hewan. Dan semestinya dengan teknologi itu kita pun bisa menyelamatkan habitat mereka yang semakin tersudut dan seakan tak bisa hidup harmonis dengan kemajuan manusia.

Video Terkait: