Home SERIAL Dan Kita Kembali Belajar Tentang Keberanian Dari MCU

Dan Kita Kembali Belajar Tentang Keberanian Dari MCU

Serial Wonder Man [2026] - Tayang di Disney Plus

26
0
SHARE
Dan Kita Kembali Belajar Tentang Keberanian Dari MCU

Tahun 1964. Pertama kalinya sosok Wonder Man diperkenalkan di komik The Avengers #9. Sosok seorang penjahat dengan latar belakang kelam. Sosok yang seakan ditakdirkan sekedar sebagai penambah konflik.

Tapi kadang takdir berkata lain. Kadang takdir menemukan jalannya. Dan yang dibutuhkan hanyalah sejumlah keberanian dalam kadarnya yang besar. Dan setelah 62 tahun, Marvel Cinematic Universe [MCU] dengan gagah berani melahirkan kembali sosok Wonder Man. Dari sosok berkulit putih menjadi kulit hitam, dari sosok penjahat menjadi aktor yang masih berjuang dan dari sekedar sosok yang meramaikan menjadi karakter utama.

Kini Wonder Man diperkenalkan kembali dalam serial 8 episode yang tayang di Disney Plus. MCU tak sekedar melahirkan kembali namun membekalinya dengan sejumlah amunisi: cerita yang lebih membumi dan relevan, karakter yang kompleks, skenario yang brilyan dan kombinasi akting cemerlang dari dua pemeran utamanya, Yahya Abdul Mateen II dan peraih piala Oscar, Ben Kingsley.

Yahya menjadi Simon Williams, aktor yang masih berjuang mencari peruntukannya di industri Hollywood. Tapi skenario memberi kedalaman, kompleksitas sekaligus menjadi sumber kelucuan. Simon digambarkan sebagai seorang aktor super serius yang tak hanya overthinking namun juga selalu berupaya mencari makna secara berlebihan dari apa yang tertulis di skenario. Di sebuah adegan pembuka mengesankan di episode kita melihat betapa tak sabarnya Simon bisa tampil di serial American Horror Story. Namun saat di lokasi syuting ia mempertanyakan banyak hal dan memberi masukan yang sesungguhnya tak perlu untuk perannya. Hasilnya adalah ia dipecat!

Seperti belum cukup absurd, skenario memperkenalkan karakter nyentrik bernama Trevor Slattery. Di kamera secara fisik keduanya terlihat tak kompatibel namun reaksi kimiawi Yahya dan Ben membuat kita percaya Simon yang super serius bisa bersahabat dengan Trevor yang lebih santai dan jauh lebih tua darinya. Dan dari sudut pandang keduanya kita melihat bagaimana Wonder Man digulirkan.

Berkat keberanian melakukan revolusi yang radikal atas cerita asli Wonder Man berbuah manis. Dari majalah Time hingga media prestisius seperti The Guardian hingga The Hollywood Reporter menyebut Wonder Man sebagai serial terbaik yang pernah dilahirkan MCU. Dan dari MCU kita bisa belajar untuk berani dengan apa yang kita yakini, untuk tak takut melakukan perubahan besar-besaran demi bisa lebih relevan untuk dinikmati penonton hari ini.

Wonder Man menjadi upaya mutakhir dari MCU untuk melahirkan kembali sosok superhero dengan cara yang sama sekali berbeda. Dan apa yang dikatakan Von Kovak, sutradara eksentrik yang jadi salah satu karakter di serial ini, beresonansi dengan apa yang hendak disampaikan dalam kedelapan episodenya. “Our ideas about heroes and gods, they only get in the way."

Video Terkait: