Home SERIAL 39 Tahun Pernikahan di Antara Perjalanan dan Kenangan

39 Tahun Pernikahan di Antara Perjalanan dan Kenangan

Serial The Madison [2026] - Tayang di Prime Video

37
0
SHARE
39 Tahun Pernikahan di Antara Perjalanan dan Kenangan

Tahun 1993. Saya masih berusia 15 tahun dan ibu saya meninggal karena kecelakaan mobil.

Saya masih ingat seseorang datang ke sekolah saya dan memberitahu soal kematian ibu saya. Padahal subuh di hari yang sama, ibu saya masih membangunkan saya dan adik laki-laki dan menasihati kami beberapa hal. Saya tidak pernah menyangka itu akan menjadi nasihat terakhir ibu saya.

Setelahnya saya merasa hari-hari berjalan lambat. Bahkan saya pernah merasa dunia berhenti berputar. Paling tidak dunia saya. Maka ketika menyaksikan serial The Madison di Prime Video, saya memahami mengapa perlu 6 episode panjang untuk bercerita soal bagaimana menghadapi duka dan kematian.

The Madison bisa jadi adalah serial paling menarik dari kreator Taylor Sheridan. Sebelumnya Taylor terkenal dengan film-film seperti Sicario dan Hell or High Water maupun serial seperti Yellowstone hingga Landman yang hampir selalu menampilkan dunia keras-kasar yang tanpa beban menampilkan konflik bertubi-tubi. Sementara di The Madison, kita melihat bagaimana Taylor meluangkan waktu super panjang untuk memperlihatkan manusia memproses duka. Karenanya kita perlu bersabar menyaksikan serial yang terkesan lambat namun metodis ini dan percayalah kita akan mendapatkan sesuatu yang jarang kita dapatkan dari serial lain: kehangatan dan kedamaian.

Paling tidak kehangatan itu terpancar dari bagaimana karakter utamanya, Stacy Clyburn, menjalani kehidupan pernikahannya selama 39 tahun dengan Preston. Sebuah prestasi bisa menjalani kehidupan pernikahan sepanjang itu nyaris tanpa pertengkaran. Kenangan-kenangan indah terus menerus berputar di benak Stacy sejak suaminya berikut adik laki-lakinya meninggal dalam sebuah kecelakaan pesawat.

Preston meninggal saat ia dan adiknya menghabiskan waktu memancing di sebuah pondok di lembah Madison, Montana. Sebuah tempat di mana Preston selalu mengajak Stacy untuk berkunjung namun tak pernah dilakukannya. Pondok dengan toilet di luar itu menakutkan bagi gadis kota seperti dirinya.

Maka dimulailah perjalanan Stacy menyusuri kenangan. Dan ia mengajak kedua putrinya, kedua cucu perempuannya dan menantu laki-lakinya. Tabrakan pun terjadi. Antara masa lampau dan hari ini. Antara generasi tua dan generasi masa kini. Antara kehidupan pedesaan Montana yang tenang dan kehidupan New York yang sibuk.

The Madison membongkar lapis demi lapis dari sebuah keluarga besar dan bagaimana percakapan antar generasi dengan segala miskomunikasinya yang selalu terjadi hari ini. Serial ini juga melihat kembali bagaimana orangtua seringkali merasa gagal saat melihat anak mereka tumbuh dewasa dan selalu gagal menjadi mandiri. The Madison juga menyodorkan kepada kita bagaimana seorang anak yang dibesarkan dalam lingkungan serba cukup yang selalu curiga dan tak mengenali lagi arti kata kindness [kebaikan].

Yang membuat The Madison terasa lebih istimewa adalah bagaimana sutradara sekaligus sinematografer, Christina Alexandra Voros, menjadikan lembah Madison sebagai bagian penting dari cerita dan tak hadir sekedar sebagai latar semata. Di tangannya lembah Madison hadir dengan lanskap menakjubkan dengan langit biru terbentang luas, pegunungan yang kokoh dari kejauhan dan sungai dengan kelokan-kelokannya yang indah.

Dan di lembah Madison, Stacy ingin membuat kenangan-kenangan baru. Menjauh dari kehidupan kota besar yang mengungkungnya selama bertahun-tahun. Dan di usianya yang sudah menginjak 65 tahun, sebuah perjalanan baru pun dimulai.

Video Terkait: