Tahun 1977. Konstitusi ketiga Uni Soviet diadopsi yang dianggap memperkuat posisinya sebagai negara sosialis. Di tahun yang sama Leonid Brezhnev dikukuhkan sebagai pemimpin tertinggi Uni Soviet.
Di tahun itu pula dua perempuan Amerika bernama Bea dan Twila merasakan kenyataan pahit. Kedua suami mereka meninggal dengan cara yang mencurigakan. Dan di tengah musim dingin di kota Moskow, kedua perempuan yang sangat berbeda karakter itu bersatu padu mencari tahu apa yang sesungguhnya terjadi dengan suami-suami mereka.
Tapi Ponies [singkatan dari Person of No. Interest] ternyata tak sesederhana itu. Serial 8 episode yang tayang di HBO Max itu justru menawarkan premis menarik: bagaimana jika dua perempuan Amerika yang tak menarik perhatian bisa difungsikan sebagai agen CIA? Dan justru berangkat dari premis inilah cerita bergulir, kebanyakan dalam tone komedi.
Karena pendekatan komedinya membuat kita tak ingin mencoba mendekatkan Ponies dengan tontonan sejenis misalnya serial The Americans. Meski sama-sama berlatar perang dingin di Uni Soviet namun Ponies tampak tak seambisius pendahulunya itu. Skenario justru fokus memotret bagaimana kecanggungan dua perempuan yang tak pernah menerima pelatihan menjadi agen rahasia ketika diterjunkan dalam sebuah misi.
Dan kita memang melihat keduanya banyak melakukan kesalahan konyol khas perempuan. Tak sekedar canggung, mereka justru kadang terkesan sengaja menarik perhatian yang jelas membuat keduanya menjadi incaran pihak Uni Soviet. Kekonyolan-kekonyolan itu, meski sebagian diantaranya terkesan lebay dan tak masuk akal, justru membuat Ponies semakin menghibur.
Tapi semuanya tak bisa dicapai tanpa reaksi kimiawi meyakinkan dari kedua aktris, Emilia Clarke dan Haley Lu Richardson. Keduanya bahu membahu sekuat tenaga meyakinkan penonton bahwa keadaan membuat mereka harus dekat satu sama lain, harus bisa saling menjaga satu sama lain dan rela melakukan apapun demi menyelamatkan satu sama lain.
Kita percaya Emilia adalah Bea yang cakap berbahasa Rusia, cerdik mengatur strategi dan rela melakukan apa saja demi agar penyamarannya tak terbongkar.
Dan kita juga percaya Haley adalah Twila yang urakan, tak kenal aturan dan bisa melakukan tindakan-tindakan yang mengejutkan.
Dan kira-kira apa yang terjadi ketika Leonid Brezhnev bertemu Bea dan Twila di Moskow dalam kehidupan nyata?


![Jalan Yang Jauh, Tak Usah Pulang [Kampung] Screen_Shot_2026-02-25_at_06_59_56.png](https://resensi.my.id//asset/foto_berita/Screen_Shot_2026-02-25_at_06_59_56.png)



LEAVE A REPLY